29 Agustus 2025
Akselerasi Kinerja di Paruh Akhir Tahun, Bea Cukai Jateng dan DIY Gelar Rakerwil 2025

Akselerasi Kinerja di Paruh Akhir Tahun, Bea Cukai Jateng dan DIY Gelar Rakerwil 2025

PENERIMAAN

Akselerasi Kinerja di Paruh Akhir Tahun, Bea Cukai Jateng dan DIY Gelar Rakerwil 2025Tegal (28/08/2025) - Kanwil Bea Cukai Jateng DIY menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Rabu, 27 Agustus 2025 di Bea Cukai Tegal. Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJBC Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Imik Eko Putro, menyampaikan realisasi penerimaan hingga Juli 2025 yang baru mencapai Rp32,82 triliun, atau 49,6?ri target tahunan sebesar Rp66,19 triliun. Imik menekankan bahwa angka ini menandakan sisa waktu di paruh akhir tahun menuntut kerja keras, inovasi, dan sinergi yang lebih erat di antara seluruh jajaran.


Selain kinerja penerimaan, Imik Eko Putro juga mengapresiasi capaian di bidang pengawasan, seperti penindakan rokok ilegal, penggagalan penyelundupan narkotika di Bandara YIA, dan penindakan di Kawasan Ekonomi Khusus. Menurutnya, hal ini menunjukkan kehadiran Bea Cukai dalam melindungi masyarakat dan menjaga kedaulatan negara. Dari sisi fasilitas, imik menyebutkan dorongan pemanfaatan fasilitas Tempat Penimbunan Berikat (TPB), Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE), dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk mendukung pertumbuhan industri dan penciptaan lapangan kerja. Ia juga menyoroti pertumbuhan ekonomi daerah di triwulan II, di mana Provinsi Jawa Tengah tumbuh 5,28% (yoy) dan D.I. Yogyakarta tumbuh 5,49% (yoy). Imik Eko Putro menegaskan bahwa Bea Cukai harus turut serta mengawal agar pertumbuhan ekonomi tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat. Lebih lanjut, Imik menyampaikan realisasi investasi di Jawa Tengah pada tahun 2024 yang mencapai Rp88,44 triliun dan di D.I. Yogyakarta sebesar Rp3,8 triliun. Angka ini, menurutnya, mencerminkan potensi besar yang harus terus didukung, dengan memastikan investasi memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Imik menyebut bahwa Rakerwil ini memiliki arti penting untuk menghasilkan strategi dan usulan konkret, baik jangka pendek maupun menengah. Setiap ide dan kebijakan harus diarahkan untuk mempercepat pencapaian target penerimaan, memperkuat pengawasan, serta mengoptimalkan fasilitasi.
Imik mengajak seluruh jajaran untuk berpikir terbuka, realistis, dan progresif, dengan menajamkan analisis, mengidentifikasi potensi penerimaan yang masih bisa digali, menutup celah kebocoran, serta mengoptimalkan koordinasi lintas satuan kerja. Imik menutup sambutannya dengan mengajak seluruh jajaran menjadikan Rakerwil sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, memperkaya strategi, dan mempererat sinergi guna menghadapi tantangan di masa depan.