31 Agustus 2025
Bea Cukai Ngurah Rai Hadiri Konferensi Keamanan Berwisata Bersama Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok

Bea Cukai Ngurah Rai Hadiri Konferensi Keamanan Berwisata Bersama Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok

TRANSFORMASI KELEMBAGAAN

 

Jakarta, 14-07-2025 - Bea Cukai terus berupaya meningkatkan kinerja pelayanan dan pengawasan di bidang kepabeanan dan cukai, melalui penguatan sinergi dengan berbagai pihak, baik di tingkat pusat maupun daerah. 

"Kolaborasi aktif antara unit-unit kerja Bea Cukai di berbagai daerah dengan berbagai pihak, diharapkan menjadikan tata kelola kepabeanan dan cukai semakin responsif, terintegrasi, dan berdampak langsung pada masyarakat," ungkap Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo.

Salah satu upaya tersebut ditunjukkan oleh Bea Cukai Ngurah Rai, yang pada Rabu (25/06) menghadiri Konferensi Keamanan Berwisata yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal Tiongkok di Bali, bertempat di Tsinghua South East Asia Center, Pulau Kura-kura. Forum ini mempertemukan berbagai instansi untuk memperkuat kerja sama lintas lembaga dalam menjaga keamanan wisatawan internasional, khususnya dari Tiongkok. Partisipasi Bea Cukai Ngurah Rai mencerminkan dukungan terhadap keamanan dan kelancaran aktivitas pariwisata, sekaligus menegaskan peran penting pengawasan lalu lintas barang dan penumpang internasional dalam ekosistem pariwisata Bali.

Sementara itu, di Kalimantan Timur, Bea Cukai Balikpapan menjalin kolaborasi dengan Dinas Perdagangan Kota Balikpapan melalui Dialog Kerja yang digelar pada Kamis (26/06) di Ruang Rapat Dinas Perdagangan. Pertemuan ini mengangkat isu penting seperti penguatan integritas pelayanan publik, pembinaan UMKM lokal, serta rencana kolaborasi dalam penyelenggaraan Penganugerahan Penghargaan Kepabeanan dan UMKM Tahun 2025. Kedua instansi sepakat untuk terus mempererat koordinasi dalam mewujudkan layanan publik yang bersih, efisien, dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Selanjutnya, semangat sinergi juga mengemuka dalam Rapat Kemenkeu Satu yang dihadiri oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY bersama Wakil Menteri Keuangan pada 4–5 Juli 2025 di Yogyakarta. Pertemuan ini membahas strategi optimalisasi penerimaan negara, penguatan tata kelola, dan dukungan terhadap pengembangan potensi daerah, khususnya sektor UMKM. Diskusi yang melibatkan jajaran pemerintah pusat dan daerah ini menandai langkah konkret dalam memperkuat peran sektor kepabeanan dan cukai dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan dan inklusif.

Budi mengatakan bahwa sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menciptakan pelayanan dan pengawasan yang optimal. “Bea Cukai menyadari bahwa efektivitas pelayanan dan pengawasan hanya dapat tercapai melalui kolaborasi erat dengan instansi pemerintah, mitra strategis, dan masyarakat. Dengan memperkuat sinergi ini, kami ingin memastikan setiap kebijakan dan langkah pengawasan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi negara dan masyarakat,” ujarnya.

Melalui pendekatan sinergis ini, Bea Cukai menegaskan komitmennya sebagai institusi yang adaptif, inklusif, dan terus mendorong inovasi dalam pelayanan serta pengawasan di berbagai sektor strategis, dari pariwisata hingga perdagangan lokal dan ekspor daerah.