PELAYANAN
Dukung UMKM Go Global, Bea Cukai Semarang Dampingi UMKM Naruna dan Mlatiwangi
Semarang, 30-07-2025 - Bea Cukai Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Jawa Tengah. Pada 17 Juli 2025, Bea Cukai Semarang melaksanakan kunjungan dan asistensi ke dua UMKM potensial, yakni UMKM Naruna di Salatiga dan UMKM Mlatiwangi di Kota Semarang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan Bea Cukai untuk mendorong pelaku UMKM menembus pasar internasional. "Kami memberikan pendampingan langsung guna mendukung pengembangan usaha dan potensi ekspor UMKM," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Semarang, Mochamad Syuhadak.
UMKM Naruna merupakan pelaku usaha yang bergerak di bidang industri keramik, dengan fokus pada produk rumah tangga berbahan dasar tanah liat. Produk Naruna meliputi peralatan makan dan minum seperti cangkir, mangkuk, piring, dan teko yang dirancang dengan sentuhan artistik dan kualitas tinggi. Tak hanya dikenal di dalam negeri, produk-produk Naruna telah menembus pasar Asia, Eropa, hingga Amerika. Capaian ini menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal mampu bersaing di pasar global.
"Terima kasih Bea Cukai Semarang atas kunjungan dan asistensinya selama ini. Ke depan semoga kita terus berkolaborasi dalam upaya peningkatan UMKM naik kelas. Kami tertarik apabila suatu saat, Bea Cukai Semarang dapat mengadakan workshop dengan narasumber dari pakar ekspor," kata Co-founder Naruna, Oka.
Sementara itu, UMKM Mlatiwangi di Kota Semarang dikenal dengan produk kerajinan tangan berbahan dasar serat alam seperti eceng gondok, daun pandan, dan pelepah pisang. Dalam asistensinya, Bea Cukai Semarang memberikan pendampingan terkait prosedur ekspor, pemanfaatan fasilitas kepabeanan, serta strategi peningkatan daya saing produk. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman pelaku usaha terhadap proses ekspor sekaligus membuka peluang untuk mengakses pasar global secara legal dan efisien.
Pemilik UMKM Mlatiwangi, Yuli mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Bea Cukai. “Kami merasa sangat diperhatikan dan didampingi. Banyak informasi penting soal ekspor yang kami dapatkan hari ini. Harapannya, usaha kami bisa makin berkembang dan produk kami dikenal lebih luas di mancanegara,” ucapnya.
UMKM Mlatiwangi sendiri telah mulai mengekspor produknya ke Brunei Darussalam. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan pendampingan yang tepat, UMKM lokal memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional.
Bea Cukai Semarang berkomitmen untuk terus hadir dan mendampingi para pelaku UMKM dalam setiap tahapan pertumbuhan bisnis mereka, mulai dari produksi hingga ekspor, demi mendorong lebih banyak produk lokal berjaya di pasar global.